Diberdayakan oleh Blogger.

Jumat, 18 April 2014

Kandungan dan Manfaat Buah Kiwi Bagi Kesehatan

Buah Kiwi
Buah kiwi merupakan salah satu buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Sayangnya, buah kiwi termasuk buah yang kurang populer untuk kebanyakan masyarakat Indonesia. Hal tersebut wajar karena buah kiwi ini harganya cukup mahal dan diidentikan sebagai buah mewah. Ketika mendengar kata kiwi pikiran kita lebih tertuju pada nama burung di Selandia baru.

Bicara tentang manfaat buah kiwi, ada beberapa kandungan dari buah tersebut yang bermanfaat bagi kesehatan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Zespri Health Scinece Research menyatakan buah ini kaya vitamin C. Bahkan, vitamin C yang berasal dari buah kiwi lebih banyak dari jeruk yang digadang-gadang sebagai sumber vitamin C terpopuler. Tak hanya itu, vitamin C yang berasal dari kiwi juga bersifat sebagai antioksidan dan mampu membantu mencegah kerusakan sel akibat proses oksidasi.

Manfaat Buah Kiwi untuk Kesehatan


Karena banyaknya kandungan nutrisi yang terdapat pada buah kiwi, buah ini memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Berikut ini beberapa manfaat buah kiwi yang bisa Anda dapatkan jika mengkonsumsinya.

Mencegah penyakit kardiovaskular
Sebuah studi menunjukkan bahwa mengkonsumsi 2-3 buah kiwi per hari membantu mengencerkan darah, mengurangi pembekuan darah dan menurunkan kadar lemak dalam darah sehingga bermanfaat mempertahankan kesehatan jantung .

Mencegah Kanker
Menurut Rowett Research di Inggris, mengkonsumsi buah Kiwi emas setiap hari akan memberikan hampir dua kali lipat tingkat perbaikan DNA Anda. Ini adalah jenis kerusakan genetik yang dapat bertanggung jawab terhadap kanker.

Baik untuk ibu hamil
Ibu hamil membutuhkan 400-800 mikrogram asam folat untuk perkembangan janin di awal kehamilan. Kiwi adalah salah satu buah yang memiliki kandungan tinggi folat. Folat sangat bermanfaat membantu perkembangan otak dan kognitif dan mencegah cacat saraf pada bayi.

Kesehatan Jantung
Universitas Oslo di Norwegia telah melaporkan bahwa jika Anda mengkonsumsi dua atau tiga buah Kiwi sehari dapat meningkatkan kesehatan jantung Anda : mengencerkan darah dan mengurangi pembekuan darah. Buah ini juga mampu menurunkan tingkat trigliserida (lemak) dalam darah dengan rata-rata hingga 15%.

Kesehatan kulit
Buah kiwi juga mengandung lebih banyak kalium dibandingkan pisang. Tak hanya itu, vitamin C yang terkandung dalam buah ini juga lebih banyak dari jeruk. Kiwi juga kaya vitamin E dan Alfa Linoleic Acid, asam lemak esensial. Ini semua merupakan vitamin dan mineral penting untuk perawatan kulit .

Meningkatkan kekebalan tubuh
Kandungan antioksidan yang kaya dan Vitamin C pada buah kiwi mampu membantu meningkatkan kekebalan tubuh, sehingga tak mudah terserang flu.

Kesehatan mata
Kadar karotenoid yang terdapat dalam buah kiwi membantu melindungi mata Anda dari radikal bebas berbahaya.

Baik untuk pencernaan
Kiwi hijau mengandung actinidin (enzim alami yang memecah protein). Buah ini juga memiliki kandungan tinggi serat yang mampu membantu memperbaiki buang air agar lebih lancar. Serat dari kiwi juga telah diteliti mampu membantu membersihkan sistem pencernaan. Tak hanya itu, vitamin C yang ada dalam buah kiwi diyakini pula bisa membantu menghilangkan kembung dan membantu memfasilitasi pertumbuhan bakteri yang menguntungkan.

Mengatasi Asma
Penelitian di Italia menemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi 5-7 porsi buah kiwi dan buah jeruk lainnya selama seminggu, mampu menurunkan gejala batuk, sesak nafas, dan mengi.

Sumber nutrisi
Buah kiwi disebut sebagai 'nutritional all - star' yang berarti bahwa buah ini memiliki kepadatan nutrisi terbaik. Konsumsilah buah kiwi sebagai menu sarapan Anda karena buah kiwi kaya akan magnesium yang mampu mengubah makanan menjadi energi.

Nah itulah beberapa manfaat buah kiwi yang bisa Anda dapatkan. Buah kiwi sekarang banyak dijual di supermarket. Bentuknya mirip dengan buah sawo.

Baca juga artikel mengenai manfaat buah pisang dan manfaat buah semangka untuk kesehatan. Semoga bermanfaat.
Read More >>

Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan dan Ibu Hamil

Buah Pisang
Buah pisang merupkan buah yang diklaim menjadi kesukaan monyet. Hahaha, entah pisang selalu identik dengan monyet. Padahal tidak ada seekor monyet pun yang pernah menanam pohon pisang. Apalagi bercita-cita memiliki kebun pisang. Ah, sudahlah kita tidak ikut pusing memikirkan hal sepele itu.

Disini kita akan membahas mengenai manfaat buah pisang untuk ibu hamil dan kesehatan secara keseluruhan. Mulai dari kandungan daun pisang dan apa saja manfatnya bagi tubuh kita.

Buah pisang yang dalam bahasa Inggris disebut banana merupakan buah dari pohon pisang. Pisang ini banyak sekali jenisnya dan termasuk keluarga Musaceae. Namun, buah pisang apapun jenisnya memiliki kandungan nutrisi yang baik jika dikonsumsi manusia.

Kandungan Nutrisi Buah Pisang


Selain mudah dicerna dan bebas lemak, buah pisang merupakan buah yang kaya nutrisi. Berikut ini beberapa kandungan dari buah pisang yang dibutuhkan oleh tubuh kita:

Kalori
Dengan mengasup sebuah pisang, Anda bisa memuaskan keinginan makan sesuatu yang manis tanpa merusak diet. Satu buah pisang rata-rata mengandung 110 kalori.

Potasium
Buah ini sangat terkenal akan kandungan potasiumnya. Dengan kadar potasium mencapai 400 mg dalam pisang berukuran sedang, buah ini wajib dikonsumsi untuk menjaga kesehatan jantung. Potasium juga diketahui sangat baik untuk fungsi otot dan saraf, serta menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Potasium dalam pisang juga cocok dikonsumsi untuk mencegah kram otot setelah olahraga.

Vitamin C
Sebagaimana buah lainnya, pisang juga kaya akan vitamin C. Satu buah pisang mengandung sekitar 10mg vitamin C atau sekitar 15 persen dari rekomendasi vitamin C harian.

Vitamin B6
Vitamin B biasanya ditemukan pada produk hewani, tetapi pisang ternyata juga merupakan sumber vitamin B6 yang disebut pyridoxine. Satu buah pisang menyediakan 35 persen dari rekomendasi vitamin B6 harian. Tubuh menggunakan vitamin ini untuk menumbuhkan sel-sel baru.

Mangan
Mangan adalah mineral yang dibutuhkan untuk tulang yang sehat dan metabolisme. Satu buah pisang mengandung 3 mg mangan.

Serat
Satu buah pisang mengandung sekitar 3 gram serat. Selain menyehatkan saluran cerna, serat juga kita butuhkan untuk menjaga perut terasa kenyang lebih lama.

Karbohidrat
Tubuh menggunakan karbohidrat sebagai sumber energi utama. Makanlah pisang setelah berolahraga untuk mengembalikan energi. Sebuah pisang setelah sarapan juga direkomendasikan untuk menjaga pasokan energi tetap bertahan sampai waktu makan siang tanpa camilan.

Nutrisi lain
Ada beberapa jenis mineral dan vitamin yang terkandung dalam pisang, meski jumlahnya kecil, yakni magnesium, kalsium, fosfor, vitamin A dan E, folat, karoten, serta asam amino.

Manfaat Buah Pisang untuk Kesehatan


Berikut ini adalah beberapa manfaat pisang untuk kesehatan Anda.

1. Sumber energi
Pisang mengandung tiga jenis gula alami: fruktosa, glukosa, dan sukrosa, yang dapat dengan cepat diubah menjadi energi. Makanya, banyak atlet suka makan pisang saat istirahat pertandingan untuk menambah energi secara instan.

2. Kesehatan jantung
Pisang kaya akan serat makanan yang bisa mencegah penyakit jantung koroner. Buah tropis ini juga memiliki kandungan kalium yang tinggi, namun rendah natrium. So, pisang merupakan makanan yang sempurna untuk mencegah tekanan darah tinggi.

3. Baik untuk darah
Selain kalium, pisang juga kaya akan vitamin B6 yang penting dalam pembuatan antibodi dan hemoglobin dalam darah. Vitamin B6 sangat penting dalam menjaga kadar gula darah tetao stabil.

4. Sistem saraf yang sehat
Kandungan potasium pada pisang dapat mencegah serangan stroke. Terbukti, sebuah penelitian menunjukkan bahwa makan pisang secara teratur dapat mengurangi 40% risiko kematian karena stroke.

5. Kesehatan ginjal
Dengan bantuan kalium, pisang juga bisa mengurangi risiko batu ginjal yang berhubungan dengan ekskresi kalsium dalam urin.

6. Menenangkan
Vitamin B6 atau triptofan berperan penting dalam pembuatan hormon serotonin, yang bertugas mengatur suasana hati dan menenangkan otak. Perlu senjata untuk melawan depresi atau insomnia? Makan pisang dong!

7. Mengatasi Anemia
Pisang mengandung zat besi, yang penting dalam memerangi anemia. Senyawa ini juga penting dalam pembuatan hemoglobin dalam tubuh, lho. Wah, pantas saja si monyet tidak pernah anemia.

8. Baik untuk otak
Pisang dapat meningkatkan kekuatan otak Anda. Sekitar 20% dari aliran darah tubuh dipompa ke jantung. Selain itu, otak juga memerlukan banyak energi dan oksigen untuk bekerja.

9. Luka lambung
Pisan juga memiliki efek anti-asam yang menenangkan perut dan meredakan rasa perih di perut. Tidak hanya sampai disitu, pisang juga bisa melawan ulkus (luka berbentuk bulat atau oval yang terjadi pada lambung) dengan mengurangi keasaman dan iritasi pada lambung.

10. Mengatasi sembelit
Buah pisang terkenal dengan kandungan seratnya yang tinggi. Nah, makan pisang menjadi solusi alami untuk mengatasi sembelit.

Manfaat Pisang untuk Wanita dan Ibu Hamil


Bagi ibu hamil yang mengalami morning sick (mual-mual pagi hari) dapat mengonsumsi buah pisang yang akan membantu menjaga kadar gula darah dan menghindari mual. Sekaligus membantu mengendalikan konsisi emosionalnya. Selain itu buah pisang juga mengandung asam folat tinggi yang baik untuk perkembangan otak anak yang dikandung. Bahkan di berbagai Negara di dunia buah pisang dipercaya sebagai pengontrol suhu, seperti di Thailand ibu-ibu hamil mengonsumsi pisang agar bayi lahir tidak dengan suhu tinggi.

Sedangkan untuk para wanita yang sedang mengalami PMS, lupakan obat-obatan penahan sakit, konsumsi dengan teratur buah pisang. Kandungan vitamin B6 yang mengatur kadar glukosa darah akan membantu memengaruhi suasana hati Anda.

Nah, itulah penjelasan mengenai kandungan nutrisi dan manfaat buah pisang. Semoga bermanfaat bagi para pembaca.
Read More >>

Kamis, 17 April 2014

Manfaat Buah Semangka untuk Kesehatan dan Kecantikan

Buah Semangka
Semangka yang dalam bahasa Inggris disebut watermelon (karena bentuknya seperti melon namun mengandung lebih banyak air) merupakan tanaman yang berasal dari gurun Afrika Tengah. Semangka masih berkerabat dengan labu, melon dan mentimun.

Buah semangka memiliki rasa yang manis, mengandung banyak dan efek mendinginkan. Jadi sangat pas jika mengkonsumsi buah semangka di siang hari yang terik karena akan sangat menyegarkan.

Manfaat dan Kandungan


Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz)
Energi 127 kJ (30 kcal)
Karbohidrat 7.55 g
Gula 6.2 g
Serat pangan 0.4 g
Lemak 0.15 g
Protein 0.61 g
Air 91.45 g
Vitamin A equiv. 28 μg (3%)
Thiamine (Vit. B1) 0.033 mg (3%)
Riboflavin (Vit. B2) 0.021 mg (1%)
Niacin (Vit. B3) 0.178 mg (1%)
Asam Pantothenat (B5) 0.221 mg (4%)
Vitamin B6 0.045 mg (3%)
Folat (Vit. B9) 3 μg (1%)
Vitamin C 8.1 mg (14%)
Kalsium 7 mg (1%)
Besi 0.24 mg (2%)
Magnesium 10 mg (3%)
Fosfor 11 mg (2%)
Kalium 112 mg (2%)
Seng 0.10 mg (1%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA
Buah semangka memang tidak terlalu mahal harganya, namun kandungan nutrisi serta manfaatnya bagi kesehatan tidak bisa dianggap enteng. Silahkan lihat data disamping untuk mengetahui kandungan gizi buah semangka.

Selain dimanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi, semangka juga seringkali dijadikan sebagai obat alternatif untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang bisa diobati menggunakan semangka adalah sebagai berikut:

Kulit buah semangka dapat mengobati bengkak karena timbunan cairan pada penyakit ginjal, kencing manis (diabetes melitus), gatal karena tanaman berracun, sakit sewaktu bangun tidur pagi akibat alkohol (hangover), migren, mencegah kerontokan rambut, menghaluskan kulit dan menghilangkan flek hitam di wajah, kulit kasar, luka bakar, dan terbakar matahari.

Daging buah semngka digunakan untuk pengobatan: pingsan karena udara panas (heatstroke), rasa letih, demam, haus disertai mulut kering, napas berbau, air kemih warnanya gelap dan kuning tua, nyeri sewaktu kencing, perut kembung karena banyak gas, susah buang air besar (sembelit), sakit tenggorokan, sariawan, hepatitis, tekanan darah tinggi (hipertensi), disfungsi ereksi (impoten), meningkatkan kesuburan pria, keracunan alkohol (alkoholism), asam urat tinggi, dan menghilangkan kerutan di wajah.

Sementara biji buah semangka biasa digunakan sebagai obat untuk susah buang air besar selama hamil atau usia tua, radang hati, radang selaput lendir usus, infeksi kandung kemih, kurang darah (anemia), membasmi cacing usus, dan busung lapar.

Manfaat Buah Semangka untuk Kecantikan


Selain digunakan sebagai obat tradisional, buah semangka juga dipakai untuk perawatan kecantikan. Terutama untuk perawatan kulit dan wajah.

Meremajakan kulit
Untuk meremajakan kulit, ambil 100 gram semangka, kemudian hancurkan. Aplikasikan semangka sebagai masker pada seluruh wajah sehingga wajah terasa lebih dingin, segar dan lembab. Efek masker semangka ini juga membersihkan debu dan kotoran hingga ke dalam pori-pori, dengan cara alami yang aman.

Melembutkan kulit
Untuk melembutkan kulit, ambil 100 gram semangka, campur dengan 1 sdm yogurt. Aplikasikan pada wajah serta leher dan diamkan selama 10 menit. Bilas dengan air dingin.

Semangka di sini mengembalikan kelembaban kulit, sedangkan yogurt dapat melembutkannya dengan jangkauan lebih dalam karena bantuan semangka. Kulit jadi lebih lembut serta bersinar.

Mengatasi kerutan di wajah
Karena kaya kandungan antioksidan, semangka dapat membantu mencegah kerusakan di kulit serta mengatasi kerutan di wajah sebagai tanda penuaan dini. Caranya adalah campurkan 100 gram semangka dengan alpukat yang telah dihancurkan. Aduk hingga merata kemudian aplikasikan pada seluruh wajah sebagai masker. Diamkan dan rilekskan wajah selama 20 menit. Bilas dengan air hangat, kemudian akhiri dengan mengompres wajah menggunakan es batu.

Menghilangkan noda hitam di wajah
Sebagai scrub, semangka juga efektif mengatasi noda hitam di wajah. Caranya adalah dengan mencampurkan 100 gram semangka dengan 2 sdm garam. Kemudian scrub dan massage dengan gerakan melingkar. Biarkan selama 15 menit sebelum dibilas, dan rasakan kulit yang lebih bersih dan bersinar.

Itulah dia manfaat kesehatan dari buah semangka, buah yang dapat mencegah dehidrasi karena kandungan airnya yang melimpah. Baca juga artikel tentang manfaat buah melon dan manfaat buah alpukat. Semoga bermanfaat.
Read More >>

Manfaat Buah Naga Merah dan Putih untuk Kesehatan

Buah Naga Merah
Pada awalnya saya mengira buah adalah buah asli dari daratan cina, karena buah ini selalu ada di setiap ritual adat istiadat orang-orang cina. Namun setelah menelusuri lebih jauh, buh yang bernama latin Hylocereus polyrhizus ternyata berasal dari Amerika Tengah dan menyebar hingga ke Asia Tenggara.

Secara umum, setiap buah naga merah mengandungi protein, serat, karotin, kalsium, zat besi, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3 dan vitamin C. Kandungan nutrisi tersebut menjadikan buah naga banyak dicari untuk dikonsumsi.

Manfaat Buah Naga untuk Kesehatan


Buah naga memang belum begitu lama masuk ke Indonesia. Namun manfaat buah naga yang begitu besar bagi kesehatan, menjadikannya sebagai buah yang sangat populer dalam waktu singkat. Berikut ini beberapa manfaat kesehatan dari buah naga:

1. Menjaga kesehatan tulang dan gigi

Kandungan fosfor dan kalsium yang tinggi pada buah ini sangat baik bagi menjaga kesehatan tulang dan gigi kita. Mengkonsumsi buah ini secara teratur sangat baik bagi para manula untuk mencegah dari osteoporosis dan juga tulang keropos.

2. Mencegah diabetes melitus

Buah naga juga dipercaya dapat mencegah terjadinya diabetes. Buah ini dapat membunuh sel jahat yang dihasilkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Selain itu kadar gula yang terkandung didalamnya juga sangat kecil.

3. Menghambat penuaan dini

Kandungan antioksidan yang tinggi pada buah naga membantu menjaga tubuh kita dari radikal bebas, sehingga mampu menghambat proses penuaan dini. Zat anti oksidan yang dimiliki buah naga dipercaya sama tingginya dengan zat antioksidan yang terkandung pada buah apel.

4. Mencegah Kanker

Sama seperti manfaat kulit manggis dan manfaat daun sirsak, buah naga juga dapat mengatasi dan mencegah terjadinya kanker.

5. Menurunkan kadar kolesterol

Kandungan vitamin B3 yang terkandung bagi buah ini, bila dikonsumsi secara teratur mampu membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

6. Menghaluskan kulit wajah

Menurut Prof. Dr. Muhammad Yusuf, ahli pengobatan tradisional China, dalam kebudayaan Tionghoa buah naga dipercaya menghaluskan kulit wajah sehingga tampil lebih cantik

7. Meningkatkan kekebalan tubuh

Buah naga memiliki kandungan vitamin C yang mampu melindungi tubuh dari berbagai macam penyakit dan juga baik untuk menjaga kesehatan kulit kita.

8. Meningkatkan nafsu makan

Bila memiliki balita yang susah makan, maka mengkonsumsi buah naga dipercaya bisa menaikan nafsu makan. Hal ini dikarenakan di dalam buah naga terkandung vitamin b1 dan b2 yang merupakan bahan baku suplemen untuk penambah nafsu makan.

9. Kulit buah naga

Manfaat dari tumbuhan ini bukan hanya terletak pada buahnya saja. Tapi ekstrak daun dan kulit buahnya dapat meningkatkan kelenturan pembuluh darah dan menghambat pertumbuhan sel tumor.

Tips Memilih Buah Naga


Nah, biar anda bisa mendapatkan buah naga yang kualitasnya baik, cobalah beberapa tips berikut ini saat akan membeli buah naga.

  1. Periksa kulit luar buah naga. Buah naga memiliki warna pink yang cerah dan mulus. Jika ada noda-noda kotor, memar, atau bekas pisau, sebaiknya dihindari. Carilah buah naga yang warnanya merata.
  2. Sentuh batah buah naga. Batang yang empuk menunjukkan bahwa buah naga tersebut sudah matang.
  3. Periksa juga daun atau kelopak yang menutupi kulit buah naga. Mereka pun harus berwarna cerah tanpa ada warna kecoklatan pada ujung-ujungnya.
  4. Seperti buah alpukat atau buah mangga, buah naga yang sudah matang juga bisa diukur dari kekenyalan dagingnya. Tekan jari Anda ke dalam kulit buah naga, jika terlampau keras berarti buah itu belum matang.
  5. Cium aroma buah naga. Jika Anda mencium aroma tropis yang ringan artinya daging di dalam kulit buah naga itu telah matang dan manis.
  6. Tempatkan buah naga yang sudah Anda beli pada suhu kamar untuk memastikan kematangannya. Buah yang matang biasanya berwarna merah muda/pink. Setelah itu, Anda bisa menyimpan buah naga yang sudah matang di dalam kulkas selama lima hari.

Oke, semoga artikel mengenai manfaat buah naga ini dapat berguna bagi para pembaca semuanya. Baca juga artikel mengenai manfaat buah pepaya dan buah semangka. Terima kasih sudah mampir ke blog saya.
Read More >>

Selasa, 15 April 2014

Manfaat Daun Jarak, Biji Buah Jarak dan Getah Pohon Jarak

Daun Jarak
Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan sebuah penemuan bahwa minyak biji jarak dapat digunakan sebagai pengganti bahan bakar minyak. Saat itu ramai-ramai orang-orang di pedesaaan menanam pohon jarak. Namun sekarang entah bagaimana nasibnya. Tidak jelas sama sekali.

Tapi yang jelas, sejak zaman dahulu kala nenek moyang kita sudah memanfaatkan pohon jarak pagar untuk pengobatan tradisional. Hampir semua bagian dari pohon jarak dapat berguna dari mulai akar, getah, daun hingga biji buah jarak.

Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Beberapa peneltian menyebutkan bahwa tanaman jarak mengandung beberapa senyawa yang diperlukan tubuh untuk mengobati berbagai penyakit.

Kandungan Tanaman Jarak


Berikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam tanaman jarak dimulai dari akar, batang, getah, daun hingga bijinya:
  • Getah Tanaman Jarak Pagar: mengandung flavonoid dan saponin serta kandungan jatrophie yang bersifat antijamur.
  • Pada bagian daun jarak pagar ditemukan senyawa kaemfesterol, sitosterol, stigmasterol, amirin dan teraksrol.
  • Sedangkan pada biji tanaman jarak ( Jatropha curcas L.) telah ditemukan kandungan β-glukanase  yang memiliki aktivitas antifungi, toksalbumin dan curcin yang tidak hanya memiliki aktivitas sebagai antifungi, tetapi kandungan kimia ini juga bermanfaat sebagai antikanker (Ditjenbun, 2007).
  • Ampas dari Biji Jarak yang sudah diperas minyaknya mengandung nitrogen, fosfat dan kalium.
  • Kulit Batang Jarak Pagar mengandung tanin, malam, resin dan saponin.

Manfaat Jarak Bagi Kesehatan


Nah, berikut ini merupakan khasiat tanaman jarak dari mulai daun hingga getahnya yang sudah biasa digunakan sebagai obat tradisional oleh nenek moyang kita.

Keputihan pada lidah bayi

Pada bayi yang sedang menyusui, biasanya terdapat keputihan yang menempel pada langit-langit lidah. Hal ini menyebabkan sang bayi enggan untuk menyusui dan berat badannya cenderung naik. Untuk mengatasinya kita bisa memanfaatkan getah daun jarak pagar. Biasanya daun jarak yang baru dipetik akan mengeluarkan getah pada tangkai daunnya. Oleskan getah itu pada lidah bayi dan keputihan akan keluar bersama air liur.

Mengobati radang telinga

Radang telinga bisa terjadi karena Influensa yang mendadak ditandai suhu badan naik, sakit dalam telinga, sedikit tuli seperti berdengung. Untuk mengatasinya, ambillah setengah sendok makan Getah Jarak Pagar lalu diteteskan sebanyak 6 tetes ke dalam telinga anak, sehari boleh dilakukan 6 kali sampai sembuh.

Obat Sakit Gigi Berlubang

Getah jarak bersifat antimikroba sehingga dapat mengusir bakteri seperti jenis staphylococcus, Streptococcus dan Escherechia Coli dan dapat digunakan untuk mengatasi sakit gigi karena gigi berlubang. Caranya dengan mengambil getah jarak menggunakan kapas, kemudian ditempelkan pada gigi yang berlubang. (Hariyono dan Soenardi, 2005).

Obat Sariawan

Patahkan tangkai dari pohon jarak yang baru dipetik, akan ada sedikit getah yang keluar. Getah itulah yang langsung dioelskan di bibir yang sedang sariawan. Bila getah belum keluar, pencet sedikit di ujung tangkainya (Ditjenbun, 2007).

Perut Kembung dan Masuk angin

Bila bayi tiba-tiba mencret dan perutnya kembung akibat masuk angin, ambillah beberapa lembar daun jarak pagar yang tua. Kemudian disiangi di atas nyala api biar agak layu dan diolesi minyak kelapa, minyak telon atau kayu putih. Setelah itu ditempelkan pada bagian bawah perut dan pinggang. Biarkan beberapa jam, biasanya akan langsung terjadi pembuangan gas dan zat yang tidak berguna dari dalam perut.

Susah BAB

Jika Anda mengalami susah buang air besar, petik 4 helai daun jarak pagar yang segar karena berfungsi sebagai pencahar ringan. Cuci bersih, kemudian kukus hingga layu dan di makan daunnya yang sudah di kukus selama 7 hari berturut–turut atau sampai penyakit sembelitnya berkurang atau hilang.

Koreng, Jamur, dan Gatal

Carilah minyak jarak pagar asli (biasa tersedia di tukang urut). Kemudian dipanaskan terlebih dahulu. Setelah itu celup dengan kapas dan oleskan pada bagian kulit yang sakit. Minyak biji jarak tidak boleh tertelan karena mengandung racun yang berbahaya bagi kesehatan tubuh manusia.

Luka dan Pendarahan

Obat Luka : 2 sendok teh Minyak Jarak Pagar, ¼ sendok the Belerang, sejari tangan kayu Secang / Cendana, 2 Sendok makan Vaselin, semuanya dipanaskan atau tumis dan aduk merata, dinginkan sebentar sebelum dioleskan pada luka.

Luka baru berdarah bisa dihentikan langsung dengan Getah Pohon Jarak Pagar karena bersifat Anti Mikroba seperti Bethadine untuk mengusir Infeksi/Bakteri Staphylococcus, Streptococcus, dan Escherichia coli.

Obat Rematik

Ambil daun Jarak Pagar yang tua dan segar, di cuci bersih dan di tumbuk halus dengan air secukupnya. Lumuri bagian tubuh yang terserang rematik atau terkena exim, gatal, dsb. Atau bisa juga di compress dan biarkan selama beberapa jam lalu dignti dengan yang baru.

Mengobati batuk dan Mengencerkan dahak

Ambillah akar pohon jarak secukupnya, kemudian dibersihkan dan direbus dengan air 7 gelas sampai mendidih dan tersisa 2 gelas. Air rebusan tersebut di minum pagi dan sore hari. Ulangi sampai 3 kali rebusan baru diganti akar yang baru.

Memperbesar alat vital

Selain beberapa manfaat diatas, ada satu lagi manfaat jarak pagar yang paling dicari oleh para pria, yaitu membesarkan penis. Caranya adalah, sediakan 10 lembar daun jarak beserta batangnya dan satu buah jeruk nipis. Keduanya ditumbuk hingga halus. Sebelumnya lakukan pemijatan pada alat vital dengan minyak zaitun hingga terasa hangat. Setelah itu barulah dilakukan pemijatan dengan ramuan tadi. Satu ramuan digunakan untuk tiga kali pemijatan.

Oke itu dia beberapa manfaat daun jarak pagar beserta getah dan bijinya. Semoga bermanfaat bagi yang membutuhkan.
Read More >>

Manfaat Daun Sukun untuk Obat Penyakit Kronis

Daun Sukun
Sukun memiliki nama latin Artocarpus altilis dan termasuk dalam keluarga Moraceae. Buah sukun mempunyai kemiripan dengan buah durian dan buah nangka. Terutama pada bagian kulitnya yang terlihat berduri. Namun duri kulit buah sukun lebih tumpul dibanding durian maupun nangka. Daging buah sukun sangat empuk sehingga orang inggris menyebutnya sebagai buah roti. Di Indonesia sendiri buah sukun sering dijadikan camilan seperti keripik atau direbus. Sementara buahnya yang masih muda biasa dijadikan sayur.

Selama ini tidak banyak orang tahu bahwa ternyata daun sukun memiliki khasiat yang besar bagi kesehatan. Menurut berbagai penelitian baru-baru ini, daun sukun memiliki khasiat untuk mengobati berbagai penyakit kronis seperti kolesterol tinggi, diabetes, asam urat, penyakit jantung hingga gagal ginjal.

Manfaat dan Kandungan Daun Sukun


Kemampuan daun sukun dalam mengobati beberapa penyakit kronis adalah karena senyawa yang terkandung di dalamnya. Daun sukun mengandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi tubuh seperti polifenol, asam hidrosionat, tannin, quercetin dan artoindosionin. Senyawa ortoindonesionin dan quercetin merupakan kelompok senyawa turunan flovonoid yang berfungsi sebagai zat antioksidan dan banyak digunakan sebagai komponen aktif dalam obat-obatan.

Seperti yang sudah disinggung diatas, bahwa manfaat daun sukun adalah dapat mengatasi beberpa penyait kronis seperti berikut ini:

Daun Sukun Obat Penyakit Ginjal


Secara empiris, banyak orang memanfaatkan daun sukun untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Selain menurunkan kadar kolesterol darah dan gula darah, ada pula yang menjadikannya sebagai solusi untuk menyelamatkan ginjal karena daun sukun mengandung saponin, polifenol, asam hidrosianat, kalium, asetilkolin, tannin, riboflavin, dan phenol. Kalium membuat batu ginjal berupa Ca-oksalat tercerai-berai. Endapan batu ginjal akhirnya larut keluar bersama urine.

Meski belum terbukti secara ilmiah, penggunaan daun sukun untuk penderita penyakit ginjal menunjukkan indikator perbaikan kondisi. Perbaikan kondisi tersebut berupa hilangnya pembengkakan dan berkurangnya kandungan protein dalam urine. Bahkan, kandungan protein dalam urine pada beberapa orang testimoni pengguna teh daun sukun menunjukkan nilai yang negatif.

Mengobati Asam Urat


Jenis penyakit lain yang bisa diatasi yakni asam urat dengan mencampur segenggaman daun sukun yang telah dikeringkan dan menyeduhnya dengan air mendidih ditambah dengan gula batu atau madu untuk mengurangi rasa pahit yang ditimbulkan dari getah daun sukun.

Selain daunnya, buah sukun juga memiliki manfaat untuk kesehatan khususnya untuk diet kalori. Karena, pada buah sukun mengandung kalori rendah dibandingkan dengan beras. “Tetapi kandungan vitaminnya juga lengkap, jadi makan sukun sama saja makan-makanan bervitamin,” kata Ning.

Mengobati Sakit Jantung


Setelah dilakukan uji khasiat oleh Pusat Penelitian Kimia LIPI bersama dengan pakar peneliti lainnya, ternyata diketahui bahwa ekstrak daun sukun (Artocarpus altilis) mengandung flavonoid dan sitosterol yang berkhasiat untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Menurut DR. Tjandrawati M. Ozef dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyatakan, uji khasiat baik secara in vitro ( menggunakan media) maupun in vivo (melibatkan sel hidup) terhadap ekstrak tanaman tersebut telah menunjukkan hasil sangat baik.

Kesimpulannya, daun sukun bisa melindungi jantung, karena mampu menurunkan kadar kolesterol darah secara signifikan dan mampu menghambat akumulasi pada dinding pembuluh darah aorta.

Menurunkan Kadar Kolesterol


Cara untuk mendapatkan khasiat daun sukun yang dapat menurunkan kadar kolesterol yaitu, sediakanlah segengggam daun sukun yang telah dikeringkan dan juga bangle yang diseduh dengan menggunakan air panas, lakukan hal sama seperti ketika anda sedang membuat teh, dan ramuan tersebut dapat diminum setiap hari.

Mencegah Inflamasi dan Peradangan


Untuk mendapatkan manfaat daun sukun yang dapat mencegah inflamasi dan beradangan yaitu, sediakan 1 lembar daun sukun yang sudah tua, lalu cuci daun sukun tersebut sampai bersih, kemudian rebus daun sukun dengan menggunakan 5 gelas air. Setelah air mendidih dan juga air rebusan trersebut tersisa menjadi separuhnya, kemudian tambahkan kembali air, saring air daun sukun tersebut dan siap untuk diminum langsung, minum lah dengan rutin.

Menurunkan Kadar Gula Darah


Beberapa tahun terakhir, penggunaan tanaman obat alami untuk menurunkan gula darah mulai banyak dikembangkan. Sukun termasuk salah satu jenis tanaman yang memiliki efek insulin yang dapat menurunkan gula darah. Penyelidikan ilmiah juga telah mengkonfirmasi kemanjuran banyak tanaman dalam mengelola kadar gula darah pernderita diabetes. Hasil riset Puspa DN Lotulung, Sofa Fajriah, Andini Sundowo, dan Euis Filaila dari Pusat Penelitian Kimia LIPI menujukkan bahwa senyawa flavonoid daun sukun yang berhasil diisolasi, yaitu 8-geranyl-4,5,7-trihydroxyflavone bersifat sebagai anti diabetes yang kuat.

Khasiat daun sukun sebagai herbal bagi penderita diabetes juga dibuktikan oleh peneliti dari UGM., Nublah, SP. Penelitian tersebut dilakukan dengan menguji pemberian ekstrak daun sukun pada tikus jantan galur wistar yang diberi glukosa monohidrat sehingga mengalamu hiperglikemia. Pemberia 1,35 g guloksa monohidrat per 200 g bobot badan menyebabkan kadar gula darah tikus naik dari 88,96 mg/dl menjadi 173,95 mg/dl.

Dikarenakan begitu pentingnya manfaat daun sukun bagi kesehatan, sekarang ini sudah banyak yang menjual ektrak daun sukun baik yang berupa kapsul hingga teh daun sukun.
Read More >>

Jumat, 11 April 2014

Kandungan dan Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan

Seledri
Daun seledri sudah menjadi sahabat bagi ibu rumah tangga yakni sebagai salah satu sayuran penambah aroma masakan atau lebih khusus sering digunakan sebagai penyedap sayur sop. Kandungan vitamin pada daun ini mampu bertahan hingga 80 % setelah dimasak. Namun dibalik itu ternyata daun yang sering disebut sebagai daun sop atau dalam bahasa latinya Apium graveolens ini memiliki banyak manfaat yang mungkin belum banyak diketahui oleh sebagian masyarakat.

Daun seledri mengandung banyak vitamin yakni vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B5, vitamin B6, vitamin C, vitamin E dan vitamin K yang dapat digunakan untuk mencegah atau untuk mengobati beberapa penyakit. Kandungan gizi yang terdapat pada daun ini dapat digunakan untuk pencegahan penyakit dengan cara mengkonsumsinya dalam bentuk sayur.

Berikut adalah manfaat daun seledri untuk kesehatan dan penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan mengkonsumsi daun sop ini:
  • Menambah kekebalan tubuh
  • Kandungan multivitamin yang terdapat pada daun seledri berfunsi sebagai antioksidan mampu menambah kekebalan tubuh..
  • Menenangkan saraf
  • kandungan kalsium yang tinggi yang terdapat dalam daun ini di percaya mampu menenangkan saraf.
  • Membantu dalam perbaikan gigi.
  • Mencegah penyakit ginjal,
  • Memperkuat fungsi hati,
  • Melancarkan peredaran darah
  • Menambah nafsu makan
  • Mencegah sembelit,
  • Mencegah asma,
  • Menurunkan tekanan darah,
  • Pencegah anemia,
  • Mencegah obesitas
  • Membantu menjaga kelenturan aktifitas otot.
  • Memperlambat proses penuaan dini

Selain untuk pencegahan penyakit seperti diatas, seledri juga mampu mengobati beberapa penyakit diantaranya adalah masuk angin, mual, diare, tekanan darah tinggi, vertigo, rematik, asam urat, alergi, batuk dll. Selain bisa dikonsumsi langsung dalam bentu sayur, daun seledri juga dapat diolah untuk mengobati penyakitpenyakit tertentu.

Berikut adalah berbagai cara mengolah daun seledri yang dapat digunakan untuk meneyebuhkan peyakit:

Menurunkan berat badan berlebih/obesitas
Olah daun seledri menjadi jus, minumlah sebelum makan. Lakukan cara ini secara rutin hingga berat badan yang ideal terwujud.

Mengobati rematik
Untuk mengobati penyakit ini, daun seledri bisa dijadikan lalapan secara rutin. Tentunya daun seledri harus dalam keadaan bersih dan segar.

Menurunkan tekanan darah tinggi
Untuk mengobati penyakit ini caranya adalah siapkan daun seledri sekaligus sama batang dan akarnya kurang lebih 100 g, cuci ramuan ini hingga bersih terus datumbuk hinnga halus. Tambahkan 100 ml air putih, lalu masak ramuan hhingga matang. Minumlah ramuan ini 2 x sehari

Untuk meredakan batuk
Siapkan seledri lengkap dengan akar dan batangnya yang masih segar dan masih segar, dipotong-potong hingga menjadi bentuk bumbu. Tambahkan 3 gelas air putih lalu dimasak sampai mendidih. Saringlah airnya dan biarkan hingga dingin, lalu tambahkan madu secukupnya. Minumlah ramuan tersebut pagi dan sore atau menurut kebutuhan.

Mengobati mata kering
Siapkan daun seledri, daun bayam dan daun kelor yang masih segar, kira-kira 1/3 genggam, Cuci hingga bersih, Tumbuk sampai halus ramuan yang sudah kita siapkan tersebut, dan jangan lupa dicampur dengan sedikit garam dapur.Tambahkan dengan sedikit air matang kira-kira 1/3 gelas ,Aduk-aduk, kemudian saring dan ambil airnya. Minum air perasan tersebut 3x sehari

Itulah manfaat daun seledri sebagai penyedap dan obat herbal,cara yang mungkin bisa dipakai sebagai obat alternatif untuk mencegah dan mengobati penyakit tersebut diatas. Namun yang paling sederhana adalah dengan mengkonsumsi daun seledri dalam bentuk sayur sehingga dapat dinikmati sekeluarga.

Baca juga artikel tentang manfaat daun kelor dan manfaat daun salam bagi kesehatan.
Read More >>