Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 02 Februari 2014
Manfaat Bunga Ekor Kucing untuk Pengobatan
Bunga ekor kucing (Acalypha hispida Burm. f.) adalah tanaman yang berasal dari Hindia Barat. Ekor kucing biasanya ditanam sebagai tanaman hias di pekarangan rumah atau sebagai tanaman pembatas pagar. Disebut ekor kucing karena bentuk bunganya yang mirip dengan ekor kucing [lihat gambar].
Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bunga ekor kucing ternyata juga biasa digunakan sebagai tanaman obat. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah bunga dan daun.
Bunga ekor kucing bisa digunakan untuk mengobati disentri, radang usus, perdarahan, seperti berak darah, muntah darah, mimisan, cacingan, luka bakar, dan tukak (ulkus) di kaki. Sementara daunnya digunakan untuk mengobati bercak putih di kulit karena kehilangan pigmen (vitiligo), disentri, batuk darah (hemoptisis), luka berdarah, dan sariawan.
Manfaat Bunga Ekor Kucing Sebagai Obat Tradisional
Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan bunga ekor kucing untuk pengobatan tradisional:
Muntah darah
Ambil bunga ekor kucing secukupnya, kemudian dikunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambahkan jahe sedikit, kencur, dan daun pulai yang masih muda. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
Atau bisa juga dengan bunganya. Bunga ekor kucing dilumatkan dengan gula merah secukupnya kemudian dimakan.
Vitiligo
Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran 1/2 ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
Luka berdarah
Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan pada luka, lalu balut dengan kain perban.
Mengobati disentri
Ambil 10-30 gram bunga ekor kucing, cuci bersih kemudian diebus hingga airnya mendidih. Setelah dingin, airnya diaring kemudian diminum.
Mengobati radang usus
Untuk mengobati radang usus, ambil 20 gram bunga ekor kucing, cuci bersih, kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.
Mengobati cacingan
Cacingan pada anak bisa diobati dengan bunga ekor kucing. Caranya, sediakan 15 gram bunga ekor kucing, kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.
Nah, itu dia beberapa manfaat bunga aekor kucing untuk pengobatan tradisional. Semoga informasi bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.
Selain dimanfaatkan sebagai tanaman hias, bunga ekor kucing ternyata juga biasa digunakan sebagai tanaman obat. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah bunga dan daun.
Bunga ekor kucing bisa digunakan untuk mengobati disentri, radang usus, perdarahan, seperti berak darah, muntah darah, mimisan, cacingan, luka bakar, dan tukak (ulkus) di kaki. Sementara daunnya digunakan untuk mengobati bercak putih di kulit karena kehilangan pigmen (vitiligo), disentri, batuk darah (hemoptisis), luka berdarah, dan sariawan.
Manfaat Bunga Ekor Kucing Sebagai Obat Tradisional
Berikut ini beberapa contoh pemanfaatan bunga ekor kucing untuk pengobatan tradisional:
Muntah darah
Ambil bunga ekor kucing secukupnya, kemudian dikunyah mentah bersama pinang putih, kalau perlu tambahkan jahe sedikit, kencur, dan daun pulai yang masih muda. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
Atau bisa juga dengan bunganya. Bunga ekor kucing dilumatkan dengan gula merah secukupnya kemudian dimakan.
Vitiligo
Cuci segenggam daun segar dan kencur seukuran 1/2 ibu jari sampai bersih, lalu giling sampai halus. Balurkan pada bagian tubuh yang berbercak putih, lalu balut. Lakukan pengobatan ini setiap hari.
Luka berdarah
Untuk menutup luka, cuci segenggam daun segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Tempelkan pada luka, lalu balut dengan kain perban.
Mengobati disentri
Ambil 10-30 gram bunga ekor kucing, cuci bersih kemudian diebus hingga airnya mendidih. Setelah dingin, airnya diaring kemudian diminum.
Mengobati radang usus
Untuk mengobati radang usus, ambil 20 gram bunga ekor kucing, cuci bersih, kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.
Mengobati cacingan
Cacingan pada anak bisa diobati dengan bunga ekor kucing. Caranya, sediakan 15 gram bunga ekor kucing, kemudian direbus dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya disaring kemudian diminum.
Nah, itu dia beberapa manfaat bunga aekor kucing untuk pengobatan tradisional. Semoga informasi bermanfaat dan menambah pengetahuan anda.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
About Me
Postingan Populer
-
Semangka yang dalam bahasa Inggris disebut watermelon (karena bentuknya seperti melon namun mengandung lebih banyak air) merupakan tanaman y...
-
Bunga turi memiliki nama latin Sesbania grandiflora dan termasuk dalam famili Papilionaceae. Kembang turi biasa dijadikan tanaman hias untuk...
-
Kelapa mendapat julukan sebagai pohon kehidupan karena memberikan banyak manfaat bagi manusia. Hampir semua bagian dari pohon kelapa mulai d...
-
Kembang Sore (Abutilon indicum L.) merupakan tanaman perdu yang menyukai tempat tumbuh di alam terbuka, hutan, ladang yang tidak terpakai da...
-
Terdapat dua jenis lengkuas (Alpinia galanga, Linn., Willd.) yang tumbuh di Indonesia. Lengkuas merah (daging rimpang berwarna merah) dan le...
-
Buah kiwi merupakan salah satu buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Sayangnya, buah kiwi termasuk buah...
-
Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam famili Caricaceae . Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di ...
-
Buah alpukat merupakan buah yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya yang sangat enak, buah alpukat juga kaya akan kandungan vitamin...
-
Pada awalnya saya mengira buah adalah buah asli dari daratan cina, karena buah ini selalu ada di setiap ritual adat istiadat orang-orang cin...
-
Buah pisang merupkan buah yang diklaim menjadi kesukaan monyet. Hahaha, entah pisang selalu identik dengan monyet. Padahal tidak ada seekor ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar