Diberdayakan oleh Blogger.
Senin, 03 Februari 2014
Manfaat Bunga Teratai Sebagai Obat Tradisional
Bunga teratai (Nelimbium nelumbo) merupakan salah satu tanaman yang sering dijadikan tanamn hias karena bunganya yang indah dan harum mewangi sepanjang hari. Daunya yang lebar mengapung di permukaan air, sementara bunganya menjulur keluar. Indah sekali.
Namun siapa sangka, bunga yang indah dan wangi tersebut juga memiliki khasiat sebagai obat. Ya, nenek moyang kita dahulu sering menjadikan bunga teratai sebagai obata tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.
Ajaibnya, hampir seluruh bagian dari tanaman teratai ini bisa digunakan sebagai obat herbal. Mulai dari umbi, daun, bunga hingga bijinya. Tentu bukan tanpa alasan, karena pada tanaman teratai ini terkandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Diantaranya protein, lemak, karbohidrat, karoten, asam nikotinat, vitamin B1, B7, dan C. Ada juga kandungan kalsium, fosfor, dan zat besi yang terdapat pada bijinya.
Berikut ini contoh pemanfaatan bunga teratai untuk pengobatan tradisional yang diwariskan oleh para leluhur.
1. Batuk darah, muntah darah
Rimpang teratai dicuci bersih, kemudian dibuat jus. Buat hingga satu gelas ukuran 200 cc. Minum ramuan jus rimpang teratai tersebut secara rutin setiap hari selama 3-5 hari.
2. Muntah, diare
Ambil 50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe, cuci bersih kemudian keduanya dijus atau diparut untuk diambil airnya. Setelah diperoleh airnya, minum sehari 3 kali.
3. Obat Disentri
50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe diparut kemudian diambil airnya. Tambahkan air 100 cc kemudian dimasak hingga mendidih. Setelah dingin, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk rata kemudian diminum sekaligus.
4. Keluar darah dari hidung (mimisan)
Ambil akar teratai secukupnya kemudian dijus. Peras airnya, kemudian teteskan ke dalam lubang hidung.
5. Menurunkan darah tinggi
Rebus 10 gram biji teratai dan 15 gram tunas teratai dengan 350 cc air bersih hingga tersisa 200 cc saja. Minum air rebusan tersebut setiap hari seperti minum teh.
6. Mengatasi Insomnia
Siapkan 5—12 g biji teratai, rendam, kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah agak dingin, minum airnya dan bijinya dimakan. Lakukan pengobatan ini secara rutin hingga ada perubahan.
7. Panas dalam, gondokan, penyakit jantung dan liver
Cuci bersih 100 gram rimpang teratai dan 50 gram akar alang-alang segar, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus semuanya dalam 500 cc air bersih hingga airnya tersisa 250 cc. Setelah dingin airnya disaring dan diminum seperti minum teh.
8. Mengatasi mata merah, bengkak, lelah, iritasi
Ambil 3 gram biji teratai dan 9 gram bunga seruni. Kumpulkan dalam kain bersih, kemudian kukuslah. Setelah agak dingin, kompreskan pada mata. Lakukan 2 kali sehari tiap pagi dan malam hari.
9. Mengatasi depresi, stres
Ambil 20 butir biji teratai, 15 g biji kelengkeng, 10 butir angco, dan 10 g kim cim. Rebuslah semuanya dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah agak dingin, minum airnya. Biji teratai, angco, dan kim cim yang telah direbus bisa dimakan. Lakukan ini hingga keluhan berkurang.
Nah, itu dia beberapa manfaat dan khasiat bunga teratai untuk pengobatan. Semoga artikel singkat ini dapat berguna dan menambah wawasan Anda dalam dunia kesehatan.
Namun siapa sangka, bunga yang indah dan wangi tersebut juga memiliki khasiat sebagai obat. Ya, nenek moyang kita dahulu sering menjadikan bunga teratai sebagai obata tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.
Ajaibnya, hampir seluruh bagian dari tanaman teratai ini bisa digunakan sebagai obat herbal. Mulai dari umbi, daun, bunga hingga bijinya. Tentu bukan tanpa alasan, karena pada tanaman teratai ini terkandung beberapa senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan. Diantaranya protein, lemak, karbohidrat, karoten, asam nikotinat, vitamin B1, B7, dan C. Ada juga kandungan kalsium, fosfor, dan zat besi yang terdapat pada bijinya.
Manfaat Bunga Teratai Sebagai Obat Tradisional
Berikut ini contoh pemanfaatan bunga teratai untuk pengobatan tradisional yang diwariskan oleh para leluhur.
1. Batuk darah, muntah darah
Rimpang teratai dicuci bersih, kemudian dibuat jus. Buat hingga satu gelas ukuran 200 cc. Minum ramuan jus rimpang teratai tersebut secara rutin setiap hari selama 3-5 hari.
2. Muntah, diare
Ambil 50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe, cuci bersih kemudian keduanya dijus atau diparut untuk diambil airnya. Setelah diperoleh airnya, minum sehari 3 kali.
3. Obat Disentri
50 gram rimpang teratai dan 10 gram jahe diparut kemudian diambil airnya. Tambahkan air 100 cc kemudian dimasak hingga mendidih. Setelah dingin, tambahkan 1 sendok makan madu, aduk rata kemudian diminum sekaligus.
4. Keluar darah dari hidung (mimisan)
Ambil akar teratai secukupnya kemudian dijus. Peras airnya, kemudian teteskan ke dalam lubang hidung.
5. Menurunkan darah tinggi
Rebus 10 gram biji teratai dan 15 gram tunas teratai dengan 350 cc air bersih hingga tersisa 200 cc saja. Minum air rebusan tersebut setiap hari seperti minum teh.
6. Mengatasi Insomnia
Siapkan 5—12 g biji teratai, rendam, kemudian rebus dengan 3 gelas air hingga menjadi 1 gelas. Setelah agak dingin, minum airnya dan bijinya dimakan. Lakukan pengobatan ini secara rutin hingga ada perubahan.
7. Panas dalam, gondokan, penyakit jantung dan liver
Cuci bersih 100 gram rimpang teratai dan 50 gram akar alang-alang segar, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus semuanya dalam 500 cc air bersih hingga airnya tersisa 250 cc. Setelah dingin airnya disaring dan diminum seperti minum teh.
8. Mengatasi mata merah, bengkak, lelah, iritasi
Ambil 3 gram biji teratai dan 9 gram bunga seruni. Kumpulkan dalam kain bersih, kemudian kukuslah. Setelah agak dingin, kompreskan pada mata. Lakukan 2 kali sehari tiap pagi dan malam hari.
9. Mengatasi depresi, stres
Ambil 20 butir biji teratai, 15 g biji kelengkeng, 10 butir angco, dan 10 g kim cim. Rebuslah semuanya dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Setelah agak dingin, minum airnya. Biji teratai, angco, dan kim cim yang telah direbus bisa dimakan. Lakukan ini hingga keluhan berkurang.
Nah, itu dia beberapa manfaat dan khasiat bunga teratai untuk pengobatan. Semoga artikel singkat ini dapat berguna dan menambah wawasan Anda dalam dunia kesehatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
About Me
Postingan Populer
-
Semangka yang dalam bahasa Inggris disebut watermelon (karena bentuknya seperti melon namun mengandung lebih banyak air) merupakan tanaman y...
-
Bunga turi memiliki nama latin Sesbania grandiflora dan termasuk dalam famili Papilionaceae. Kembang turi biasa dijadikan tanaman hias untuk...
-
Kelapa mendapat julukan sebagai pohon kehidupan karena memberikan banyak manfaat bagi manusia. Hampir semua bagian dari pohon kelapa mulai d...
-
Kembang Sore (Abutilon indicum L.) merupakan tanaman perdu yang menyukai tempat tumbuh di alam terbuka, hutan, ladang yang tidak terpakai da...
-
Terdapat dua jenis lengkuas (Alpinia galanga, Linn., Willd.) yang tumbuh di Indonesia. Lengkuas merah (daging rimpang berwarna merah) dan le...
-
Buah kiwi merupakan salah satu buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Sayangnya, buah kiwi termasuk buah...
-
Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam famili Caricaceae . Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di ...
-
Buah alpukat merupakan buah yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya yang sangat enak, buah alpukat juga kaya akan kandungan vitamin...
-
Pada awalnya saya mengira buah adalah buah asli dari daratan cina, karena buah ini selalu ada di setiap ritual adat istiadat orang-orang cin...
-
Buah pisang merupkan buah yang diklaim menjadi kesukaan monyet. Hahaha, entah pisang selalu identik dengan monyet. Padahal tidak ada seekor ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar