Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 16 Januari 2014
Manfaat Bunga Matahari untuk Kesehatan dan Pengobatan
Apakah diantara para pembaca ada yang menanam pohon bunga matahari di halaman rumah? Jika iya, apakah Anda tahu bahwa bunga matahari tidak hanya berguna sebagai tanaman hias, tapi juga sebagai tanaman obat? Hmmh, saya yakin banyak yang belum tahu mengenai manfaat bunga matahari untuk pengobatan tradisional.
Bunga matahari memiliki nama latin Helianthus annuus Linn. dan masuk dalam famili Compositae. Sama seperti lidah buaya, bunga matahari merupakan tanaman hias yang sering dijadikan sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit yang bisa diobti dengan bunga matahari antara lain Hipertensi, Sakit kepala, Sakit gigi, nyeri menstruasi, reumatik, Nyeri lambung, radang payudara, Sulit melahirkan, Disentri, Campak, Infeksi saluran kencing, Bronkhitis, Batuk, Keputihan dan Malaria.
Kandungan kimia yang terdapat pada bunganya antara lain: Quercimeritrin, helianthoside (A,B,C), oleanolic acid, echinocystic acid. Sedangkan dalam bijinya terkandung Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene.
Bagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah akar, daun, bunga dan biji. Akar bunga matahari berkhasiat untuk mengobati infeksi saluran kencing, radang saluran nafas (bronchitis), batuk rejan (pertussis), keputihan (leucorrhoe). Bagian bunganya sendiri bermanfaat untuk pengobatan tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi (dysmenorrhoe), nyeri lambung (gastric pain), radang payudara (mastitis), rheumatik (arthritis), sulit melahirkan.
Bijinya bisa digunakan untuk menambah nafsu makan, lesu, disenteri berdarah, campak, dan sakit kepala. Sementara daunnya dipakai untuk mengobati penyakit malaria.
Berikut ini contoh pemanfaatan bunga matahari sebagai obat tradisional:
1. Mengobati Sakit Kepala
Ambil 30 gram bunga matahari, kemudian direbus dengan satu butir telur ayam (jangan dipecahkan). Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1/2 gelas. Kemudian air rebusan tersebut diminum sesudah makan sebanyak dua kali sehari.
2. Mengobati Rematik
Untuk mengobati rematik, rebuslah 1 tangkai kepala bunga matahari sampai menjadi kanji. Kemudian tempelkan kanji tersebut ke bagian yang sakit seperti menggunakan salep.
3. Mengobati Disentri
Seduh 30 gram biji bunga matahari, kemudian ditim selama kurang lebih 1 jam. Setelah dingin, tambahkan gula batu secukupnya, kemudian diminum.
4. Melancarkan buang air besar dan kecil
Jika Anda mengalami susah buang air besar ataupun susah buang air kecil, rebuslah 15-30 gram akar bunga matahari segar, kemudian minum airnya. Insya Alloh semuanya akan lancar kembali.
5. Infeksi saluran kencing
Rebus 30 gram akar bunga matahari segar. Sewaktu akan mendidih, segera diangkat dan minum selagi masih hangat.
Bunga matahari memiliki nama latin Helianthus annuus Linn. dan masuk dalam famili Compositae. Sama seperti lidah buaya, bunga matahari merupakan tanaman hias yang sering dijadikan sebagai obat tradisional. Beberapa penyakit yang bisa diobti dengan bunga matahari antara lain Hipertensi, Sakit kepala, Sakit gigi, nyeri menstruasi, reumatik, Nyeri lambung, radang payudara, Sulit melahirkan, Disentri, Campak, Infeksi saluran kencing, Bronkhitis, Batuk, Keputihan dan Malaria.
Kandungan kimia yang terdapat pada bunganya antara lain: Quercimeritrin, helianthoside (A,B,C), oleanolic acid, echinocystic acid. Sedangkan dalam bijinya terkandung Beta-sitosterol, prostaglandin E, chlorogenic acid, quinic acid, phytin, 3,4-benzopyrene.
Bagian tanaman yang sering digunakan untuk pengobatan adalah akar, daun, bunga dan biji. Akar bunga matahari berkhasiat untuk mengobati infeksi saluran kencing, radang saluran nafas (bronchitis), batuk rejan (pertussis), keputihan (leucorrhoe). Bagian bunganya sendiri bermanfaat untuk pengobatan tekanan darah tinggi, mengurangi rasa nyeri pada sakit kepala, pusing, sakit gigi, nyeri menstruasi (dysmenorrhoe), nyeri lambung (gastric pain), radang payudara (mastitis), rheumatik (arthritis), sulit melahirkan.
Bijinya bisa digunakan untuk menambah nafsu makan, lesu, disenteri berdarah, campak, dan sakit kepala. Sementara daunnya dipakai untuk mengobati penyakit malaria.
Berikut ini contoh pemanfaatan bunga matahari sebagai obat tradisional:
1. Mengobati Sakit Kepala
Ambil 30 gram bunga matahari, kemudian direbus dengan satu butir telur ayam (jangan dipecahkan). Rebus dalam 3 gelas air hingga tersisa 1/2 gelas. Kemudian air rebusan tersebut diminum sesudah makan sebanyak dua kali sehari.
2. Mengobati Rematik
Untuk mengobati rematik, rebuslah 1 tangkai kepala bunga matahari sampai menjadi kanji. Kemudian tempelkan kanji tersebut ke bagian yang sakit seperti menggunakan salep.
3. Mengobati Disentri
Seduh 30 gram biji bunga matahari, kemudian ditim selama kurang lebih 1 jam. Setelah dingin, tambahkan gula batu secukupnya, kemudian diminum.
4. Melancarkan buang air besar dan kecil
Jika Anda mengalami susah buang air besar ataupun susah buang air kecil, rebuslah 15-30 gram akar bunga matahari segar, kemudian minum airnya. Insya Alloh semuanya akan lancar kembali.
5. Infeksi saluran kencing
Rebus 30 gram akar bunga matahari segar. Sewaktu akan mendidih, segera diangkat dan minum selagi masih hangat.
PERHATIAN!!!
Wanita hamil dilarang meminum ramuan bunga matahari!
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
About Me
Blog Archive
-
▼
2014
(59)
-
▼
Januari
(41)
- Manfaat dan Khasiat Buah Nanas untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan dan Pengobatan
- Manfaat Daun dan Buah Srikaya untuk Pengobatan
- Manfaat dan Khasiat Buah Mengkudu untuk Pengobatan
- Manfaat Kembang Sore untuk Pengobatan Tradisional
- Manfaat Daun Keji Beling (Kembang Bugang) Bagi Kes...
- Manfaat Bunga Kamboja untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Manfaat Bunga Kenanga Atasi Berbagai Penyakit
- Manfaat Bunga Melati Putih untuk Kesehatan
- Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan
- Manfaat Bunga Matahari untuk Kesehatan dan Pengobatan
- Manfaat Kembang Turi untuk Kesehatan
- Kandungan dan Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Apel
- Manfaat dan Fungsi Vitamin K (Koagulasi) Bagi Tubu...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin E (Tokoferol) untuk Tub...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin D (Kalsiferol) Bagi Tub...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin C Bagi Tubuh Manusia
- Manfaat dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh Manusia
- Manfaat Buah Alpukat dan Bijinya untuk Kesehatan
- Manfaat dan Kegunaan Daun Encok untuk Mengobati Re...
- Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan)
- Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan dan Ibu Hamil
- Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Pria dan Wanita
- Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Sumber Nutrisi
- Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan
- Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan dan Obat Herbal
- Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan
- Manfaat Daun Sirsak Sebagai Obat Tradisional
- Manfaat Daun Pepaya Sebagai Obat Tradisional
- Kandungan Manfaat dan Khasiat Daun Binahong
- Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Sirsak untuk Keseh...
- Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan dan Cara...
- Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Perawatan...
- Manfaat Lengkuas Merah, Laos, Laja untuk Kesehatan...
- Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Kecantikan dan Ibu H...
- Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan
- Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan dan Kandungan...
- Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Kecantikan Wa...
- Kandungan Manfaat dan Khasiat Temulawak Bagi Keseh...
-
▼
Januari
(41)
Postingan Populer
-
Binahong memiliki nama latin Bassela rubra linn dan termasuk dalam keluarga Basellaceae. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut Heartleaf ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar