Diberdayakan oleh Blogger.
Minggu, 12 Januari 2014
Manfaat dan Kegunaan Daun Encok untuk Mengobati Rematik
Daun encok memiliki nama latin Plumbago zeylanica L. Tanaman yang namanya sama dengan salah satu penyakit sendi (encok) ini termasuk dalam keluarga Plumbaginaceae. Dari namanya saja, daun encok kita sudah bisa menebak bahwa tanaman obat yang satu ini berkhasiat untuk mengobati berbagai keluhan nyeri seperti rematik, nyeri pinggang, nyeri sendi dan sakit kepala.
Daun encok ini bersifat pahit, tonik, dan beracun. Karena sifat racunnya ini daun encok tidak boleh digunakan terlalu lama. Maksimal 30 menit agar kulit tidak melepuh. Kandungan kimia dari daun encok terdiri dari plumbagin, 3-3-biplumbagin, 3-chloroplum- bagin, chitranone (3-6-biplumbagin), dan droserone (2-hydroxy plum- bagin).
Karena kandungan senyawa diatas, daun encok ini sering dimanfaatkan sebagai herbal untuk pengobatan tradisional. Berikut ini manfaat daun encok untuk mengobati berbagai penyakit:
1. Mengobati Rematik
Siapkan segenggam daun encok segar, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air hangat seperlunya sampai adonan seperti bubur. Gunakan ramuan untuk melumas dan menggosok bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
2. Mengobati Sakit Kepala
Siapkan daun encok secukupnya, lalu dipipis. Tambahkan sedikit minyak kelapa sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan adonan tersebut di pelipis dan bagian kepala yang sakit sebagai tapal. Cukup 30 menit supaya lalu buang, supaya kulit tidak melepuh.
3. Melancarkan Buang Air Kecil
Ambil daun encok secukupnya, tambahkan adas pulosari lalu giling halus. Gosokkan ramuan tersebut di perut bagian bawah, tepat di posisi kandung kencing. Cukup 30 menit agar tidak terjadi lepuh.
4. Mengobati Kanker darah
Siapkan akar daun encok, biji Livistona chinensis, Hedyotis diffusa (rumput lidah ular) dan Verbena officinalis (verbenae berbalma bian cao), masing-masing 30 g, dan Spica prunellae (xia ku caol dari tumbuhan Prunella vulgaris L.) 15 g. Akar daun encok direbus terlebih dahulu selama 4 jam dengan air bersih secukupnya. Tambahkan air bila air rebusannya.berkurang. Setelah 4 jam, baru bahan obat lain-lainnya dimasukkan. Didihkan kembali selama 1/2 jam. Setelah dingin airnya disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Minum ramuan tersebut sehari 3 kali, masing-masing 1/3 bagian.
5. Mengobati Kusta, skabies, dan penyakit kulit
Ambil akar daun encok, lalu cuci dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit susu dan air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti pasta. Oleskan ke bagian tubuh yang sakit.
6. Mengobati Sakit Pinggang
Siapkan daun encok segar sebanyak 15 g lalu dicuci bersih. Tambahkan kapur sirih sebanyak 1 sendok makan. Campuran ini lalu ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan ke tempat yang sakit.
Nah, itulah beberapa kegunaan dan manfaat daun encok sebagai obat herbal tradisional yang mampu mengobati bermacam penyakit.
Daun encok ini bersifat pahit, tonik, dan beracun. Karena sifat racunnya ini daun encok tidak boleh digunakan terlalu lama. Maksimal 30 menit agar kulit tidak melepuh. Kandungan kimia dari daun encok terdiri dari plumbagin, 3-3-biplumbagin, 3-chloroplum- bagin, chitranone (3-6-biplumbagin), dan droserone (2-hydroxy plum- bagin).
Karena kandungan senyawa diatas, daun encok ini sering dimanfaatkan sebagai herbal untuk pengobatan tradisional. Berikut ini manfaat daun encok untuk mengobati berbagai penyakit:
1. Mengobati Rematik
Siapkan segenggam daun encok segar, dicuci bersih lalu ditumbuk halus. Tambahkan air hangat seperlunya sampai adonan seperti bubur. Gunakan ramuan untuk melumas dan menggosok bagian tubuh yang sakit. Lakukan 2 kali sehari.
2. Mengobati Sakit Kepala
Siapkan daun encok secukupnya, lalu dipipis. Tambahkan sedikit minyak kelapa sampai menjadi adonan seperti bubur. Letakkan adonan tersebut di pelipis dan bagian kepala yang sakit sebagai tapal. Cukup 30 menit supaya lalu buang, supaya kulit tidak melepuh.
3. Melancarkan Buang Air Kecil
Ambil daun encok secukupnya, tambahkan adas pulosari lalu giling halus. Gosokkan ramuan tersebut di perut bagian bawah, tepat di posisi kandung kencing. Cukup 30 menit agar tidak terjadi lepuh.
4. Mengobati Kanker darah
Siapkan akar daun encok, biji Livistona chinensis, Hedyotis diffusa (rumput lidah ular) dan Verbena officinalis (verbenae berbalma bian cao), masing-masing 30 g, dan Spica prunellae (xia ku caol dari tumbuhan Prunella vulgaris L.) 15 g. Akar daun encok direbus terlebih dahulu selama 4 jam dengan air bersih secukupnya. Tambahkan air bila air rebusannya.berkurang. Setelah 4 jam, baru bahan obat lain-lainnya dimasukkan. Didihkan kembali selama 1/2 jam. Setelah dingin airnya disaring, dibagi untuk 3 kali minum. Minum ramuan tersebut sehari 3 kali, masing-masing 1/3 bagian.
5. Mengobati Kusta, skabies, dan penyakit kulit
Ambil akar daun encok, lalu cuci dan tumbuk sampai halus. Tambahkan sedikit susu dan air sambil diaduk merata sampai menjadi adonan seperti pasta. Oleskan ke bagian tubuh yang sakit.
6. Mengobati Sakit Pinggang
Siapkan daun encok segar sebanyak 15 g lalu dicuci bersih. Tambahkan kapur sirih sebanyak 1 sendok makan. Campuran ini lalu ditumbuk sampai lumat, kemudian dibalurkan ke tempat yang sakit.
Nah, itulah beberapa kegunaan dan manfaat daun encok sebagai obat herbal tradisional yang mampu mengobati bermacam penyakit.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
About Me
Blog Archive
-
▼
2014
(59)
-
▼
Januari
(41)
- Manfaat dan Khasiat Buah Nanas untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan dan Pengobatan
- Manfaat Daun dan Buah Srikaya untuk Pengobatan
- Manfaat dan Khasiat Buah Mengkudu untuk Pengobatan
- Manfaat Kembang Sore untuk Pengobatan Tradisional
- Manfaat Daun Keji Beling (Kembang Bugang) Bagi Kes...
- Manfaat Bunga Kamboja untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Manfaat Bunga Kenanga Atasi Berbagai Penyakit
- Manfaat Bunga Melati Putih untuk Kesehatan
- Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan
- Manfaat Bunga Matahari untuk Kesehatan dan Pengobatan
- Manfaat Kembang Turi untuk Kesehatan
- Kandungan dan Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Apel
- Manfaat dan Fungsi Vitamin K (Koagulasi) Bagi Tubu...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin E (Tokoferol) untuk Tub...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin D (Kalsiferol) Bagi Tub...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin C Bagi Tubuh Manusia
- Manfaat dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh Manusia
- Manfaat Buah Alpukat dan Bijinya untuk Kesehatan
- Manfaat dan Kegunaan Daun Encok untuk Mengobati Re...
- Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan)
- Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan dan Ibu Hamil
- Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Pria dan Wanita
- Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Sumber Nutrisi
- Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan
- Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan dan Obat Herbal
- Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan
- Manfaat Daun Sirsak Sebagai Obat Tradisional
- Manfaat Daun Pepaya Sebagai Obat Tradisional
- Kandungan Manfaat dan Khasiat Daun Binahong
- Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Sirsak untuk Keseh...
- Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan dan Cara...
- Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Perawatan...
- Manfaat Lengkuas Merah, Laos, Laja untuk Kesehatan...
- Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Kecantikan dan Ibu H...
- Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan
- Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan dan Kandungan...
- Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Kecantikan Wa...
- Kandungan Manfaat dan Khasiat Temulawak Bagi Keseh...
-
▼
Januari
(41)
Postingan Populer
-
Semangka yang dalam bahasa Inggris disebut watermelon (karena bentuknya seperti melon namun mengandung lebih banyak air) merupakan tanaman y...
-
Bunga turi memiliki nama latin Sesbania grandiflora dan termasuk dalam famili Papilionaceae. Kembang turi biasa dijadikan tanaman hias untuk...
-
Kelapa mendapat julukan sebagai pohon kehidupan karena memberikan banyak manfaat bagi manusia. Hampir semua bagian dari pohon kelapa mulai d...
-
Kembang Sore (Abutilon indicum L.) merupakan tanaman perdu yang menyukai tempat tumbuh di alam terbuka, hutan, ladang yang tidak terpakai da...
-
Terdapat dua jenis lengkuas (Alpinia galanga, Linn., Willd.) yang tumbuh di Indonesia. Lengkuas merah (daging rimpang berwarna merah) dan le...
-
Buah kiwi merupakan salah satu buah yang sangat direkomendasikan untuk dikonsumsi demi menjaga kesehatan. Sayangnya, buah kiwi termasuk buah...
-
Pepaya mempunyai nama latin Carica papaya dan termasuk dalam famili Caricaceae . Pohon pepaya ini berasal dari daerah Meksiko dan biasa di ...
-
Buah alpukat merupakan buah yang sangat populer di Indonesia. Selain rasanya yang sangat enak, buah alpukat juga kaya akan kandungan vitamin...
-
Pada awalnya saya mengira buah adalah buah asli dari daratan cina, karena buah ini selalu ada di setiap ritual adat istiadat orang-orang cin...
-
Buah pisang merupkan buah yang diklaim menjadi kesukaan monyet. Hahaha, entah pisang selalu identik dengan monyet. Padahal tidak ada seekor ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar