Diberdayakan oleh Blogger.
Kamis, 16 Januari 2014
Manfaat Daun Keji Beling (Kembang Bugang) Bagi Kesehatan
Keji beling atau kembang bugang (di tempat saya disebut pecah beling) merupakan tanaman yang biasa dijadikan pagar atau pembatas antar kebun di pedesaan. Tanaman ini biasanya tumbuh berumpun, karena cabang rantingnya yang banyak dan daunnya yang lebat. Memiliki nama latin Clerodentrum calamitosum, tanaman ini ternyata tidak hanya dimanfaatkan sebagai tanaman pagar namun biasa dijadikan sebagai tanaman obat.
Bagian tanaman yang biasa dijadikan obat adalah akar dan daun. Daunnya berkhasiat untuk mengobati Disentri, Demam, Wasir, Kencing tidak lancar, kencing nanah. Kencing batu jenis calsium oksalat dan triple-phosphate dan Sifilis (lues). Sementra akarnya biasa dijadikan obat untuk orang yang terkena gigitan ular.
Berikut ini contoh pemakaian daun keji beling untuk pengobatan tradisional.
Kencing bernanah
Untuk mengobati kencing bernanah, ramuannya sebagai berikut: 6 lembar daun keji beling, 10 lembar daun pegagan, 20 lembar daun picisan, 25 lembar daun jinten, 12 sirip daun meniran, 9 lembar daun murbei, 8 lembar daun sendok, 50 lembar daun kumis kucing, 8 lembar daun bengang, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai airnya tersisa 21/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu diminum ramuan tersebut 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.
Kencing Batu
Ada dua ramuan untuk mengobati kencing batu. Ramuan pertama, bahannya adalah 8 lembar daun dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, minum dengan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari sehari masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.
Cara kedua, bahannya adalah daun keci beling, daun sarap, daun pecut kuda, daun kumis kucing, masing- masing 7 lembar, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin disaring, minum sehari 3 kali masing-masing 1 gelas.
Mengobati Wasir
Untuk mengobati wasir atau ambeien, cuci bersih 9 lembar daun keji beling, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan tambahkan madu seperlunya. Minum dua kali sehari, masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.
Digigit Ular
Jika Anda digigit ular, ambil sepotong akar keji beling sebesar ibu jari, lalu dicuci bersih dengan air matang. Setelah benar-benar bersih kemudian dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya ditempelkan pada luka bekas gigitan.
Mengobati Demam
Siapkan 10 gram daun keji beling segar, dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin airnya disaring, dan minum sekaligus.
Sama seperti bunga kenanga, sekarang ini tanaman keji beling cukup sulit ditemukan, tidak seperti 10 tahun lalu. Jadi, kalau di sekitar rumah Anda terdapat tanaman ini, jangan ditebang biarkan saja tumbuh subur. Karena keji beling memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Bagian tanaman yang biasa dijadikan obat adalah akar dan daun. Daunnya berkhasiat untuk mengobati Disentri, Demam, Wasir, Kencing tidak lancar, kencing nanah. Kencing batu jenis calsium oksalat dan triple-phosphate dan Sifilis (lues). Sementra akarnya biasa dijadikan obat untuk orang yang terkena gigitan ular.
Berikut ini contoh pemakaian daun keji beling untuk pengobatan tradisional.
Kencing bernanah
Untuk mengobati kencing bernanah, ramuannya sebagai berikut: 6 lembar daun keji beling, 10 lembar daun pegagan, 20 lembar daun picisan, 25 lembar daun jinten, 12 sirip daun meniran, 9 lembar daun murbei, 8 lembar daun sendok, 50 lembar daun kumis kucing, 8 lembar daun bengang, 3 jari gula enau, dicuci dan dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 4 gelas air bersih sampai airnya tersisa 21/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, lalu diminum ramuan tersebut 3 kali sehari masing-masing 3/4 gelas.
Kencing Batu
Ada dua ramuan untuk mengobati kencing batu. Ramuan pertama, bahannya adalah 8 lembar daun dicuci lalu dipotong-potong seperlunya, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 2 1/4 gelas. Setelah dingin airnya disaring, minum dengan madu seperlunya. Lakukan 3 kali sehari sehari masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.
Cara kedua, bahannya adalah daun keci beling, daun sarap, daun pecut kuda, daun kumis kucing, masing- masing 7 lembar, direbus dengan 5 gelas air bersih sampai tersisa 3 gelas. Setelah dingin disaring, minum sehari 3 kali masing-masing 1 gelas.
Mengobati Wasir
Untuk mengobati wasir atau ambeien, cuci bersih 9 lembar daun keji beling, kemudian dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan 3 gelas air hingga tersisa 1,5 gelas. Setelah dingin, airnya disaring dan tambahkan madu seperlunya. Minum dua kali sehari, masing-masing 3/4 gelas tiap kali minum.
Digigit Ular
Jika Anda digigit ular, ambil sepotong akar keji beling sebesar ibu jari, lalu dicuci bersih dengan air matang. Setelah benar-benar bersih kemudian dikunyah, airnya ditelan dan ampasnya ditempelkan pada luka bekas gigitan.
Mengobati Demam
Siapkan 10 gram daun keji beling segar, dicuci bersih lalu direbus dengan 1 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin airnya disaring, dan minum sekaligus.
Sama seperti bunga kenanga, sekarang ini tanaman keji beling cukup sulit ditemukan, tidak seperti 10 tahun lalu. Jadi, kalau di sekitar rumah Anda terdapat tanaman ini, jangan ditebang biarkan saja tumbuh subur. Karena keji beling memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Search
About Me
Blog Archive
-
▼
2014
(59)
-
▼
Januari
(41)
- Manfaat dan Khasiat Buah Nanas untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Delima untuk Kesehatan dan Pengobatan
- Manfaat Daun dan Buah Srikaya untuk Pengobatan
- Manfaat dan Khasiat Buah Mengkudu untuk Pengobatan
- Manfaat Kembang Sore untuk Pengobatan Tradisional
- Manfaat Daun Keji Beling (Kembang Bugang) Bagi Kes...
- Manfaat Bunga Kamboja untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Manfaat Bunga Kenanga Atasi Berbagai Penyakit
- Manfaat Bunga Melati Putih untuk Kesehatan
- Manfaat Bunga Pagoda untuk Kesehatan
- Manfaat Bunga Matahari untuk Kesehatan dan Pengobatan
- Manfaat Kembang Turi untuk Kesehatan
- Kandungan dan Manfaat Buah Melon untuk Kesehatan
- Manfaat Buah Tomat untuk Kesehatan dan Kecantikan
- Kandungan Nutrisi dan Manfaat Buah Apel
- Manfaat dan Fungsi Vitamin K (Koagulasi) Bagi Tubu...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin E (Tokoferol) untuk Tub...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin D (Kalsiferol) Bagi Tub...
- Manfaat dan Fungsi Vitamin C Bagi Tubuh Manusia
- Manfaat dan Fungsi Vitamin A Bagi Tubuh Manusia
- Manfaat Buah Alpukat dan Bijinya untuk Kesehatan
- Manfaat dan Kegunaan Daun Encok untuk Mengobati Re...
- Manfaat dan Khasiat Daun Pegagan (Antanan)
- Manfaat Daun Singkong untuk Kesehatan dan Ibu Hamil
- Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Pria dan Wanita
- Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan dan Sumber Nutrisi
- Manfaat dan Khasiat Daun Dewa untuk Pengobatan
- Manfaat Daun Salam Untuk Kesehatan dan Obat Herbal
- Manfaat dan Khasiat Daun Sirih Hijau untuk Kesehatan
- Manfaat Daun Sirsak Sebagai Obat Tradisional
- Manfaat Daun Pepaya Sebagai Obat Tradisional
- Kandungan Manfaat dan Khasiat Daun Binahong
- Kandungan Gizi dan Manfaat Buah Sirsak untuk Keseh...
- Manfaat Jamu Beras Kencur untuk Kesehatan dan Cara...
- Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan dan Perawatan...
- Manfaat Lengkuas Merah, Laos, Laja untuk Kesehatan...
- Manfaat Jahe untuk Kesehatan, Kecantikan dan Ibu H...
- Kandungan dan Manfaat Buah Pepaya untuk Kesehatan
- Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan dan Kandungan...
- Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Kecantikan Wa...
- Kandungan Manfaat dan Khasiat Temulawak Bagi Keseh...
-
▼
Januari
(41)
Postingan Populer
-
Binahong memiliki nama latin Bassela rubra linn dan termasuk dalam keluarga Basellaceae. Dalam bahasa Inggris tanaman ini disebut Heartleaf ...

Tidak ada komentar:
Posting Komentar